Turah Parthayana Pemuda Bali Jadi Duta Pendidikan Tak Resmi Negara Rusia

Turah Parthayana Pemuda Bali Jadi Duta Pendidikan Tak Resmi Negara Rusia

Turah Parthayana Pemuda Bali Jadi Duta Pendidikan Tak Resmi Negara Rusia

Turah Parthayana Pemuda Bali Jadi Duta Pendidikan Tak Resmi Negara Rusia

Turah Parthayana Pemuda Bali Jadi Duta Pendidikan Tak Resmi Negara Rusia

Tidak banyak pemuda atau mahasiswa kita yang mau menempuh pendidikan di negara Rusia.

Baik karena faktor Bahasa yang sulit, juga faktor suhu dingin yang amat ekstrim bisa dibawah 0 derajat celcius. Tapi  hal ini tidak menjadi hambatan bagi pemuda asal Bali Ida Bgus Ngurah Parthayana atau  lebih dikenal dengan nama Turah Parthayana di channel youtube.

Sabtu (11/8) kemarin Turah yang kini sudah menetap di Jakarta berkesempatan hadir di Pusat Kebudayaan Rusia, Menteng, Jakarta, untuk menjadi seorang influencer bagi para anak anak remaja yang ingin melanjutkannya sekolahnya ke Rusia. Turah berbagi pengalamannya selama bersekolah dan menetap di Tomsk, Rusia.

Bagi penjelajah dunia Vlog di channel Youtube tentu tak asing lagi dengan pemuda asal Denpasar Bali

yang jauh jauh sekolah di universitas ternama di sebuah Kota kecil Tomsk di Rusia. Karena Turah Parthayana, banyak memberikan informasi pendidikan dan kehidupannya di Kota kecil Tomsk Rusia yang memiliki suhu dingin ekstrim hingga minus 37 derajat celcius.

Turah, anak  bungsu dari empat bersaudara ini mengisahkan proses bagaimana dirinya bisa bersekolah di sebuah universitas di Tomsk Rusia. Pertama melalui sebuah agency pendidikan untuk dapat bersekolah di Rusia, dan yang kedua melalui proses beasiswa yang didapatkannya dari Pusat Kebudayaan Rusia lewat Program Khusus Pendidikannya. Itu sebabnya Turah ditunjuk oleh Pusat Kebudayaan Rusiaa seperti duta pendidikan tak resmi bagi Rusia.

Yang unik, kata Turah, biasanya program beasiswa sekolah di Rusia di peruntukkan bagi orang Indonesia yang ada di Indonesia. Sedangkan Turah justru merupakan orang Indonesia yang telah berada di Rusia untuk bersekolah. Dan beasiswa yang diperolehnya berlangsung selama 5 tahun. 1 Tahun untuk belajar Bahasa Rusia, sedangkan 4 tahun sisanya untuk menjalani beasiswa belajar di Rusia.

Dan pengalaman unik Turah selama proses belajar dan memasuki kehidupan di Kota Tomsk Rusia

, dibagikannya melalui tayangan tayangan Vlog-nya yang menjadi awal dikenalnya Turah beserta kisah kehidupan dan budaya masyarakat Rusia khususnya di Kota Tomsk ke seluruh Indonesia dan sejumlah negara berbahasa Melayu lainnya.

Turah Parthayana yang sebelumnya membuat Vlog-nya di Tomsk Rusia bersama Parus Story, kini sudah memproduksinya sendiri dengan namanya sendiri ‘Turah Parthayana’. Meski baru setahun belakangan berlangsung dengan nama Turah Parthayana, namun sudah menghasilkan 47 Vlog dengan 256 ribu subscriber-nya.

 

Baca Juga :