PDIP dan Banser Kompak Fogging Nyamuk di Sidoarjo

PDIP dan Banser Kompak Fogging Nyamuk di Sidoarjo

PDIP dan Banser Kompak Fogging Nyamuk di Sidoarjo

PDIP dan Banser Kompak Fogging Nyamuk di Sidoarjo

PDIP dan Banser Kompak Fogging Nyamuk di Sidoarjo

Mengantisipasi penyebaran wabah deman berdarah, Pengurus Ranting PDI Perjuangan

Desa Semambung bersama Banser Ansor Semambung Kec. Gedangan melakukan fogging, Minggu (25/2/2019).

Ada sebanyak 10 wilayah RT di tiga RW desa setempat yang menjadi sasaran pengasapan petugas dalam membasmi sarang nyamuk Aedes Aegypti penyebab virus Demam Berdarah Dengue (DBD).

Bendahara DPC PDI Perjuangan Kab. Sidoarko Tarkit Erdianto mengatakan start

pengasapan fogging dilakukan dari Posko Pemenangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin Desa Semambung, lalu ke rumah-rumah, lorong-lorong hingga saluran air yang menjadi perkembangan nyamuk aedes aegypti.

“Kami turun setelah adanya permintaan masyarakat sekitar. Karene lokasi tersebut salah satu padat penduduk yang rawan penyebab wabah DBD,” katanya.

Caleg PDIP Dapil 6 (Gedangan-Waru) No 1 itu menambahkan, musim pancaroba tahun ini membuat perkembangbiakan nyamuk DBD meningkat. Kondisi demikian menambah potensi jatuhnya korban jika terkena gigitan nyamuk tersebut.
Petugas melakukan pengasapan fogging di lorong-lorong belakang rumah warga Desa Semambung Kec. Gedangan

 

“Oleh karenanya, kami bersama Banser Ansor memberikan fogging di lingkungan warga,”

jelasnya di sela-sela penyemprotan fogging.

Sambung politisi DPRD Sidoarjo itu, asap fogging dapat membasmi peredaran nyamuk DBD dewasa yang bersarang di tempat-tempat lembab dan berair, seperti pot bunga, kandang unggas, saluran air, lahan kebun, ataupun taman.

Ketua RW 02 Edy Suyanto mengaku senang adanya kepedulian fogging diwilayahnya. Ia berharap kegiatan fogging ini dapat mengurangi tingkat penyebab penyebaran wabah DBD.

Dan masyarakat juga dihimbau untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan untuk mengurangi penularan DBD. “Kami berharap dengan fongging banyak manfaat dan tidak ada warga yang terkena gigitan nyamuk yang mematikan tersebut,” tutur Edy.

 

Baca Juga :