SBMPTN UNAIR Masih Berpatokan Pada Passing Grade

SBMPTN UNAIR Masih Berpatokan Pada Passing Grade

SBMPTN UNAIR Masih Berpatokan Pada Passing Grade

SBMPTN UNAIR Masih Berpatokan Pada Passing Grade

SBMPTN UNAIR Masih Berpatokan Pada Passing Grade

Ujian Tulis Berbais Komputer (UTBK) sebagai syarat mendaftar Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri

(SBMPTN) tahun 2019 telah berakhir pada hari ini, Minggu (26/5/2019).

Ketua pusat UTBK UNAIR Junaidi Khotib, Ph.D., menyampaikan beberapa poin penting usai UTBK berakhir yakni pelaksanaan UTBK gelombang 1 dan 2, pelaksanaan UTBK UNAIR berjalan dengan baik. Secara umum pelaksanaan bisa mendukung siswa untuk mendapatkan nilai yang optimum.

“Kini yang perlu dicermati adalah supaya para peserta UTBK bisa mendapatkan nilai yang mereka dapatkan untuk bisa mendaftar di perguruan tinggi yang memang sesuai dengan passion dan kemampuan,” ujar Junaidi

Tanggal 6 Juni nanti, nilai terakhir UTBK akan keluar. Dari tanggal 6-10 Juni

peserta harus sudah mendaftar untuk jalur SBMPTN. Peserta bisa membuka laman ltmpt.ac.id dan bisa melakukan pendaftaran.

Terkait penerimaan UNAIR tetap memasang passing grade, tetapi hanya bisa memberikan ilustrasi berdasarkan tahun 2018. Nilai dari UTBK pun dapat digunakan untuk mendaftar SBMPTN.

Di UNAIR, ada sebanyak 3 cluster program studi, baik soshum maupun saintek. Untuk bisa lolos, cluster A nilai minimum 725, cluster B nilai minimum 625, dan cluster C nilai minimum 575. Pembagian cluster ini pun berdasarkan kompetisi dan ketetatan.

Cluster A ini seperti prodi Pendidikan Dokter, Sistem Informasi, Ilmu Komunikasi, Akuntansi dan sebagainya. Cluster B seperti Ilmu Ekonomi, Sastra Inggris, Ilmu Hukum, Kimia, Fisika, Kesehatan Masyarakat dan sebagainya Sedangkan Cluster C seperti Ilmu Sejarah, Bahasa dan Sastra Indonesia, Antropologi dan sebagainya.

Nilai itu, kata Juniadi diambil dari pengalaman SBMPTN pada tahun 2018. Tahun 2019 ini

, kemungkinan ada geseran di masing-masing program studi. Namun, angka tersebut bisa menjadi acuan peserta yang akan mendaftar SBMPTN tahun ini.

“Dalam penerimaan mahasiswa, masing-masing program studi memiliki spesifikasi tertentu. Calon mahasiswa harus mempertimbangkan betul nilai-nilai yang didapat dalam setiap sub-tes, sehingga sesuai dengan prodi yang dituju,” tambahnya

Misalnya, untuk program studi kedokteran, nilai yang akan diambil adalah nilai potensi skolastik, biologi, kimia. Sementara untuk prodi ilmu komputer, nilai yang akan diambil adalah potensi skolastik, matematika, dan fisika.

Semua peserta yang mendaftar SBMPTN akan diranking. Ranking tertinggi pasti akan diambil sesuai kuota masing-masing program studi.

 

Sumber :

http://www.pearltrees.com/danuaji88/item277225370