Hadapi Anak Suka Meniru Ucapan

Hadapi Anak Suka Meniru Ucapan

Peran Anda bakal semakin penting saat mengetahui buah hati Anda termasuk anak yang cerdas sebab cepat dan pandai menirukan apa yang terdapat di sekitarnya. Jangan sampai ucapan-ucapan negatif malah menjadi kebiasaan sebab akan semakin susah untuk menghilangkannya. Ketika anak suka meniru ucapan, Anda butuh menghadapinya dengan tepat guna mengawal mereka dari urusan yang salah. Bagi itu, Anda dapat menerapkan 4 urusan di bawah ini.

Jangan Tertawakan

Banyak orang mengatakan bila anak di umur ini memang sedang lucu-lucunya. Mereka terlihat menggemaskan dengan masing-masing tingkah dan ucapan-ucapan yang terbit dari mulutnya sampai-sampai mengundang tawa orang yang melihatnya. Namun, saat anak kita menirukan perkataan yang tidak baik, seperti ucapan-ucapan kotor atau umpatan, Anda paling dilarang tertawa sebab itu.

Ketika anak menyampaikan sebuah kata yang baru didengarnya, dia menyaksikan ekspresi orang di sekitarnya. Mereka berpikir bahwa andai yang diucapkannya mengundang tawa, maka itu ialah kata-kata yang baik dan lucu. Jika dia menirukan ucapan-ucapan negatif dan kita tertawa, dengan kata lain Anda menyerahkan lampu hijau supaya dia mengucapkannya lagi dan lagi.

Beri Peringatan

Saat kita mendapati anak suka meniru perkataan yang tidak baik, orang tua mempunyai hak untuk menyerahkan peringatan. Sudah menjadi keharusan Anda menyerahkan pemahaman bahwa yang diucapkannya ialah hal yang dapat menyakiti orang lain. Ketika Anda menyerahkan peringatan untuk anak, kerjakan dengan teknik yang lembut dan tidak berlebihan. Perlu kita pahami bahwa mereka tidak tahu arti dari ucapan-ucapan negatif itu. Mereka mengucapkannya tanpa maksud tertentu, sampai-sampai tidak butuh dimarahi. Jika anak memahami bahwa yang dilakukannya salah, mereka tidak bakal melakukannya lagi meskipun di luar pemantauan Anda.

Abaikan

Tak jarang anak suka meniru perkataan negatif ini karena hendak mencari perhatian Anda. Jika urusan ini yang terjadi, kita patut mengabaikannya hingga dia mendapat benang merah bahwa kata-kata tersebut tidak ajaib lagi. Perlu kita ketahui pun bahwa anak sangat memerlukan perhatian dari orang tuanya. Jika mereka lebih mendapat perhatian saat mengerjakan hal buruk dikomparasikan yang baik, mereka bakal terbiasa melakukan kelaziman buruk itu, tergolong mengucapkan ucapan-ucapan kotor. Oleh sebab itu, jagalah komunikasi dengan anak.

Biasakan Berkata Sopan

Di samping memperingatkannya akan ucapan-ucapan yang tidak patut diucapkan, Anda pun perlu memberikan misal dan teladan guna berkata-kata sopan. Jika Anda hendak anak suka meniru perkataan yang baik, maka berilah misal yang baik. Biasakan anak menyampaikan ‘tolong’ ketika membutuhkan pertolongan dan ‘terima kasih’ sesudah menerima sesuatu. Anak yang terbiasa berlaku sopan, tidak bakal nyaman dengan ucapan-ucapan dan sikap yang negatif. Mereka bakal lebih dapat menjaga pergaulan. Beberapa anak dapat juga menjadi teladan untuk teman-temannya di kelas.

Berdasarkan keterangan di atas, peran kita sebagai orang tua dalam menghadapi anak suka meniru perkataan sangatlah penting. Orang tua ialah faktor terbesar pembentuk sikap dan perilaku anak. Oleh sebab itu, jagalah anak kita dengan perhatian dan kasih sayang.

Sumber : http://willbenton.com/feeder/?FeederAction=clicked&feed=fv%2b&seed=http%3A//www.pelajaran.co.id&seed_title=This%2byear&%238217%3Bs%2bgoals%2bat%2bthe%2bmidpoint