Pembangunan Sekolah Terus Dilakukan

Pembangunan Sekolah Terus Dilakukan

Pembangunan Sekolah Terus Dilakukan

Pembangunan Sekolah Terus Dilakukan

Pembangunan Sekolah Terus Dilakukan

Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus membangun sekolah agar masyarakat

lebih mudah mendapatkan akses pendidikan. Salah satunya pembangunan SMK di beberapa daerah. Kepala Bidang Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (PSMK) Dinas Pendidikan Jawa Barat, Dodin Rusmin Nuryadin mengatakan, rencananya tahun ini akan dibangun lima unit sekolah.

Pada 2018 lalu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat membangun lima unit SMK di daerah Kalipucang Pangandaran, Panumbangan Kabupaten Ciamis, Bojonggambir Kabupaten Tasikmalaya, Sukabumi dan Kuningan. Kabid PSMK mengatakan, tahun ini dan tahun depan pun direncanakan dibangun lima unit sekolah.

“SMK yang kita bangun dari APBD tahun kemarin ada 5 sekolah, tahun ini 5 sekolah dan tahun depan lima, ruang kelas kita tambah, ruang praktik kita lengkapi,” ujar Kabid PSMK saat ditemui pada Senin (8/1/2019).

Menurut dia, pembangunan sekolah sudah sesuai dengan target.

Memang hal tersebut dilakukan bertahap dan tidak bisa diselesaikan dalam waktu singkat,  mengingat jumlah sekolah di Jawa Barat begitu besar.

“Banyak yang tercapai, misalkan kita punya sembilan lahan (untuk pembangunan sekolah), hampir semua terisi kemarin. Sekarang, kita beli 14 lahan, kita bangun lima dan sisanya akan kita sampaikan ke pemerintah pusat supaya dibangun sekolah. Saya kira, program-program yang kita lakukan sebenarnya sudah 100 persen. Tapi karena melihat volume yang besar tidak bisa satu tahun,” kata Kabid PSMK.

Selain itu, Kabid PSMK mengatakan, tahun ini pemerintah akan fokus

pada program-program yang dicanangkan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Program tersebut diantaranya, Jabar Masagi, Jabar Juara, dan SMK Juara.

“Tentu dengan juara, kita akan lebih fokus pada melakukan link and match dengan industri, lebih memperluas kerjasama, melengkapi peralatan, mengembangkan kurikulumnya dan tentu evaluasi dan pelayanannya. Tidak lupa sertifikasi,” ujar Kabid PSMK.***

 

Sumber :

https://solopellico3p.com/pengertian-shalat/