Teknik Analisis Data

Teknik Analisis Data

Teknik Analisis Data

Teknik Analisis Data

Teknik Analisis Data

1.Skala Likert

R.S Likert (1932) mengembangkan prosedur penskalaan dimana skala mewakili

suatu countinum bipolar. Pada ujung sebelah kiri dengan angka rendah menggambarkan

suatu jawaban yang negatif sedangkan ujung kanan dengan angka besar menggambarkan

suatu jawaban yang positif. Format tipe Likert dirancang untuk memungkinkan

pelanggan menjawab dalam berbagai tingkatan pada setiap butir yang menguraikan jasa

atau produk.

Kebaikan penggunaan format tipe Likert dibandingkan dengan format check list

yang hanya memberikan jawaban (ya) atau (tidak), adalah bahwa tipe Likert

mencerminkan keragaman nilai sebagai akibat penggunaan skala yang dalam penelitian

berkisar antara 1 sampai dengan 5. Dengan dimensi mutu yang tercermin dalam daftar

pertanyaan, memungkinkan responden mengekspresikan tingkat pendapat mereka dalam

jasa yang diterima lebih mendekati kenyataan yang sebenarnya.

2.Analisis Validitas

Validitas menunjukkan tingkat atau derajat yang digunakan sebagai bukti untuk

mendukung kesimpulan yang ditarik dari nilai yang diturunkan dari ukuran atau tingkat

dimana skala mengukur sesuatu yang seharusnya diukur. Suatu data dikatakan valid

apabila nilai Correced Item lebih besar dari nilai r tabel dengan df = n – 2.

3.Analisis Reliabilitas

Kehandalan atau reliabilitas didefinisikan sebagai seberapa jauh pengukuran

bebas dari varian kesalahan. Dalam memperkirakan kehandalan dari variabel yang diteliti

peneliti menggunakan metode Cronbach’s Alpha (Cronbach, 1951). Perhitungan

perkiraan Cronbrach’c Alpha biasanya dikerjakan dengan bantuan SPSS yang memang

dirancang untuk dapat menghitung perkiraan kehandalan. Suatu variabel dikatakan

handal jika nilai dari Cronbach’s Alpha > 0,6.

4.Analisis Korelasi

Analisis korelasi adalah bagian dari pengujian asosiatif yang bertujuan mencari

kekuatan, signifikansi, dan arah hubungan antara dua variabel. Arah hubungan yang akan

diuji dengan analisis korelasi dapat dikategorikan menurut tiga pola arah hubungan.

5.Analisis Regresi

Analisis regresi adalah salah satu jenis analisis parametrik yang dapat

memberikan dasar untuk memprediksi serta menganalisis varian. Beberapa tujuan dari

dilakukannya analisis regresi antara lain untuk menentukan persamaan garis regresi

berdasarkan nilai konstanta dan koefisien regresi yang dihasilkan, mencari korelasi

bersama-sama antara variabel bebas dengan variabel terikat, dan menguji signifikansi

pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat melalui uji F. Untuk mencari korelasi

secara parsial antara variabel bebas dengan variabel terikat, dan menguji signifikasi

pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat melalui uji t.

Uji Validitas dan Reliabilitas

Uji validitas dan reliabilitas dilakukan untuk mengetahui berapa pertanyaan yang

valid dan reliabel dengan cara melakukan survey terhadap 100 responden. Hasil

perhitungan validitas dan realibilitas Item-item pertanyaan kuesioner adalah sebagai

 

Sumber : https://merkbagus.id/