EHEF 2018 Diikuti 122 Lembaga Pendidikan Tinggi Eropa

EHEF 2018 Diikuti 122 Lembaga Pendidikan Tinggi Eropa

EHEF 2018 Diikuti 122 Lembaga Pendidikan Tinggi Eropa

EHEF 2018 Diikuti 122 Lembaga Pendidikan Tinggi Eropa

EHEF 2018 Diikuti 122 Lembaga Pendidikan Tinggi Eropa

Pameran Pendidikan Tinggi Eropa atau European Higher Education Fair (EHEF) 2018

kembali diselenggarakan di Jakarta untuk ke-10 kalinya, dan dibuka secara resmi oleh Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam, Vincent Guérend, pada Sabtu (10/11).

EHEF merupakan pameran pendidikan terbesar di dunia, yang fokus pada pendidikan tinggi Eropa. Dan untuk tahun ini, EHEF diikuti oleh 122 lembaga pendidikan tinggi dari 17 negara anggota Uni Eropa.

Menurut Guérend, Eropa menjadi tujuan yang semakin populer di kalangan pelajar Indonesia

untuk melanjutkan pendidikan tingginya. Oleh karena itu, EHEF diselenggarakan guna menanggapi semakin meningkatnya minat studi di Eropa.

Tercatat, jumlah siswa Indonesia yang berangkat ke Eropa pada akhir 2017 adalah sebanyak 6.300 orang. Secara keseluruhan, saat ini terdapat lebih dari 11.000 siswa dan akademisi Indonesia sedang menempuh pendidikan di Eropa.

“EHEF 2018 menawarkan kesempatan bagi para pelajar Indonesia untuk bertemu langsung dengan perwakilan dari universitas-universitas di Eropa dan mendapatkan informasi tentang pendidikan yang mereka tawarkan. Pengunjung juga dapat memperoleh informasi tentang skema beasiswa yang diberikan oleh Uni Eropa dan negara-negara anggotanya, serta beasiswa dari Pemerintah Indonesia,” ujar Guérend.

Tiap tahun, lanjut Guérend, kurang lebih sebanyak 1.600 beasiswa Uni Eropa disediakan bagi pelajar Indonesia dan para akademisi melalui program unggulan ’Erasmus+’ serta melalui negara-negara anggota Uni Eropa.

Program tahunan Erasmus+ juga mewujudkan kesempatan bagi lebih dari 200 akademisi

dan pelajar Eropa untuk datang ke berbagai universitas di Indonesia guna memberi kuliah, pelatihan dan berpartisipasi dalam pertukaran kredit jangka pendek.

“Menempuh pendidikan di luar negeri lebih dari sekedar meraih kualifikasi akademis. Pengalaman tersebut menjadi proses untuk membentuk kepribadian, mengembangkan sikap mandiri serta membuka wawasan. Eksposur terhadap budaya baru, terjadinya pertukaran pengetahuan dan keterampilan, tentu akan menginspirasi pelajar Indonesia dan membantu mereka dalam menjalani kehidupan profesional di masa depan,” jelas Guérend.

Selain diadakan di Kartika Expo, Balai Kartini, Jakarta selama dua hari (10-11 November), EHEF juga telah diselenggarakan untuk pertama kalinya di Bandung pada 8 November, dan akan diikuti dengan penyelenggaraan ke-4 di Yogyakarta pada 13 November.

 

Sumber :

https://vidmate.co.id/