Baca Buku di Perpustakaan Bisa Genjot Perekonomian Masyarakat Lho!

Baca Buku di Perpustakaan Bisa Genjot Perekonomian Masyarakat Lho!

Baca Buku di Perpustakaan Bisa Genjot Perekonomian Masyarakat Lho!

Baca Buku di Perpustakaan Bisa Genjot Perekonomian Masyarakat Lho!

Baca Buku di Perpustakaan Bisa Genjot Perekonomian Masyarakat Lho!

Masyarakat terus didorong untuk meningkatkan budaya bacanya. Perpustakaan Nasional

bersama Coca-Cola Foundation Indonesia dan Bill dan Melinda Gates Foundation menggagas PerpuSeru yang secara khusus mengembangkan perpustakaan umum menjadi pusat belajar masyarakat berbasis teknologi informasi.

“Perpustakaan punya peran strategis dalam mendukung pendidikan dan pemberdayaan untuk kemajuan sosial dan ekonomi,” ujar Kepala Perpustakaan Nasional Muh Syarif Bando dalam konferensi pers, Senin (6/11).

PerpuSeru yang kini telah berada di 586 Perpustakaan Desa dan 104 perpustakaan Kabupaten di 18 provinsi ini telah memberikan dampak sosial pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Dalam pengembangannya, Perpusnas fokus pada transformasi perpustakaan sebagai pusat belajar dan kegiatan masyarakat berbasis TIK yang dapat menciptakan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat. Masyarakat dan pelaku kewirausahaan dirangkul dalam lewat sejumlah program pemberdayakan masyarakat.

Chief Executive Coca-Cola Foundation Indonesia Titie Sadarini

mengatakan peningkatan kualitas hidup masyarakat bisa dilakukan dengan menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan prestasi pendidikan, meningkatkan pengetahuan kesehatan, hingga pengembangan usaha di masyarakat.

“Pengembangan perpustakaan berbasis informasi teknologi menjadi sangat penting diperluas untuk memberikan dampak yang lebih masif bagi masyarakat,” kata Titie.

Salah satu yang merasakan dampak atas hadirnya PerpuSeru dalam kehidupannya adalah Harratul Lisan, 27 tahun dari Desa Tlogosih, Demak, Jawa Tengah dan Ni Wayan Srimentik, 34 tahun, dari Desa Tianyar Barat, Bali.

Harratul Lisan, atau biasa dipanggil Harra, mengikuti pelatihan komputer

dasar dan desain yang diselenggarakan di PerpuSeru Demak pada September 2017.

“Ketika mengetahui PerpuSeru mengadakan komputer dasar dan desain, saya sangat tertarik untuk hadir dan belajar hal baru. Selesai mengikuti pelatihan, langsung besoknya saya mulai mencari ide untuk membuat bisnis kaos sablon dan terus eksis sampai saat ini,” ungkap Harra.

 

Sumber :

https://nouw.com/danuaji/understanding-and-examples-of-explanator-36084748